Perlombaan
HARDIKNAS
Di suatu pagi Rio dan teman – temannya pergi kesekolah
bersama. Mereka bersekolah di SMP Negeri 1 Jakarta Barat, Rio sangat akrab
dengan teman – temannya. Terutama pada Iwan, mereka seperti saudara kandung,
kemanapun mereka pergi pasti selalu bersama.
Seperti biasa mereka melakukan apel pagi sebelum masuk
kelas. Pada saat apel guru Rio yang bernama Pak Rudi memberitahu kepada seluruh
siswa mengenai persiapan HARDIKNAS
“ Sebentar lagi kita akan mengadakan HARDIKNAS (Hari
Pendidikan Nasional), bagi yang berminat
silahkan mendaftar pada bapak” kata Pak Rudi
Setelah berdoa bersama seluruh siswa kembali kekelas masing
– masing Rio dan teman – temannya juga juga kembali kekelasnya. Setelah dikelas
mereka memikirkan tentang lomba HARDIKNAS.
“ Ehh….. kalian ikutkah lomba HARDIKNAS??????” tanya Rio
kepada teman – temannya
“ Hmmm…… Gimana yaa aku ndak tau harus pilih lomba apa…”
jawab Ryan kepada Rio
“ Ahhhh, masa gitu aja ndak bisa milih. Kalau aku ya pilih
keahlianku menggambar.” Kata Rio sambil nyegir.
“ Iya … iya tau pang karena kamu jago gambar ndak usah
sombong. Palingan km bisanya Cuma gambar
Barbie ha.. ha.. ha..” balas Jidan
Semua siswa tertawa akibat perkataan Jidan yang suka iseng
orangnya. Tiba – tiba Pak Rudi datang
kekelas Rio.
“ Siapa yang ingin ikut lomba HARDIKNAS??” Tanya Pak Rudi
“ Saya pak” jawab Rio
“ Rio kamu akan ikut lomba??” Tanya Pak Rudi kembali
“ Lomba gambar pak” jawab Rio lagi
“ Iya tuh pak mentang – mentang bisa gambar” kata Jidan
sambil nyengir
“ Eh Jidan, ndak boleh ngejek gitu bukanya mau sok pamer
karena pintar gambar. Tapi mungkin Rio hanya ingin mengembangkan bakatnya,
benarkan Rio” kata Pak Rudi kepada Jidan
“ Benar tuh pak, nah Jidan aku ndak mau sok pamer sama yang
lain. Aku cuma ingin mengembangkan bakatku dalam hal menggambar, oke Jidan” kata
Rio
“ Baiklah pak aku nggak akan mengejek Rio lagi” jawab Jidan
“ Bagus tuh Jidan, anak – anak kita tidak boleh menghina
orang lain, ketika mereka ingin mengikuti suatu lomba. Paham anak – anak” sahut
Pak Rudi
“ Baik pak” jawab anak – anak dengan serentak
Bel istirahatpun berbunyi Rio dan teman – temannya keluar
dari kelas mereka. Saat Rio sedang dikantin, dia bertemu linda, adik perempuan
Iwan dan juga adik kelas Rio.
“ Eh Rio, km ikut lomba apa????” tanya Linda
“ Hmmmm…… aku ikut lomba gambar” jawab Rio
“ Ooooo….. yang semangat ya, nanti aku bantuin doa deh,
supaya kamu menang” sahut Linda
“ Oh,makasih ya” kata Rio
“ Ya sama – sama, aku pergi dulu ya” jawab Linda
“ Oke” sahut Rio
Ketika bel masukpun berbunyi Rio juga kembali kekelasnya.
Tiba – tiba Rio dipanggil oleh Pak Rudi, Riopun bergegas menemui Pak Rudi.
“ Ada apa ya pak???” Tanya Rio
“ Nak pulangan kamu jangan pulang dulu ya, nanti kita akan
mengadakan perlombaannya, ya nak” jawab Pak Rudi
“ Baik pak” sahut Rio
Riopun bergegas masuk kelas, tiba waktunya pulangan Rio
langsung menemui Pak Rudi lagi.
“ Oh nak Rio sudah datang, ayo nak kita ketempat lombanya”
kata Pak Rudi
“ Baik pak” sahut Rio
Akhirnya mereka berangkat ketempat perlombaan diadakan,
banyak peserta yang mengikuti lomba tersebut, hal itu membuat Rio semakin deg -
degan, juripun mengatakan peraturannya.
“ Kalian akan diberi waktu 2 jam untuk menggambar, temanya
bebas, kertas untuk menggambar akan dibagikan” kata jurinya
Setelah semua peserta datang, perlombaanpun dimulai, dengan
hati yang deg - degan Rio menggambar sebagus mungkin, 2 jam pun berlalu semua
hasil gambaran dikumpulkan. Setelah beberapa menit hasilnyapun diberi tahu.
“ Juara pertama lomba menggambar ialah Rio dari SMP Negeri
1 Jakarta Barat” kata juri
“ Yeeeeeee….” Kata Rio bahagia, yang sebelumnya deg – degan
Keesokan harinya seperti biasa mereka apel pagi, tiba –
tiba Rio kembali dipanggil.
“ Inilah teman kalian yang memenangkan lomba menggambar
tingkat SMP, beri tepuk tangan untuk Rio” Kata kepala sekolah Rio
Semua murid pun memberikan tepuk tangan kepada Rio, Riopun
merasa bahagia karena dapat membanggakan nama sekolahnya. Riopun berfoto
bersama kepala sekolahnya.
No comments:
Post a Comment